Bupati Terima BNN Award

Bupati Terima BNN Award

MAHAKAM ULU – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh menerima penghargaan BNN Award, yang diserahkan langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso dalam acara BNN Award dan Pelantikan Duta Anti Narkoba yang dilaksanakan di Convention Hall GOR Sempaja, Samarinda, Kamis (24/11).

Acara ini diselenggarakan oleh Badan Narkotika Provinsi Kaltim, yang dihadiri juga oleh Gubernur Kalimantan Timur H Awang Faroek Ishak dan kepala daerah se kabupaten kota di Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan itu seusai menerima penghargaan BNN Award, Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dalam hal ini BNN yang dikepalai Komjen Budi Waseso dan Pemprov Kaltim yang telah memberikan penghargaan kepada Kabupaten Mahakam Ulu dalam pemberantasan dan penanganan peredaran narkoba di Kaltim pada umumnya dan Mahakam Ulu pada khususnya.

“Saya secara pribadi sungguh tidak mengetahui seperti apa penilaian apa yang diberikan kepada Mahakam Ulu bahwa kita bebas narkoba sehingga kita mendapatkan penghargaan seperti ini, namun sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan ini menjadi kehormatan bagi Kabupaten Mahakam Ulu,” ungkap Bupati saat diwawancarai Humas Setkab Mahakam Ulu seusai menerima penghargaan BNN Award, Kamis (24/11).

Untuk itu dalam kesempatan yang baik ini, ungkap Bupati, mengajak seluruh elemen masyarakat Mahakam Ulu, baik secara organisasi, individu dan pribadi agar dapat bergandengan tangan serta merapatkan barisan untuk memerangi peredaran narkoba di Mahakam Ulu. Karena narkoba sudah diketahui sangat merusak generasi muda Indonesia dan itu telah banyak kasus-kasus yang terjadi yang dapat kita lihat di media-media elektronik dan cetak.

“Untuk itu saya mengajak kepada semua elemen masyarakat Mahakam Ulu bersama-sama menjaga agar jangan sampai narkoba masuk ke Mahakam Ulu, dan kalau sampai ada untuk segera dibersihkan dan diberantas,” ajak Bupati.

Ditambahkan Bupati, menindaklanjuti kegiatan hari ini, ditempat berbeda, Wakil Bupati Mahakam Ulu telah berkoordinasi dengan Polres Kutai Barat terkait dengan pembentukan Badan Narkotika Kabupaten Mahakam Ulu, dan dalam waktu dekat akan terbentuk.

“Tadi saya sudah minta kepada Wakil Bupati untuk bertemu Waka Polres Kutai Barat untuk memfollow up pembentukan BNK Mahakam Ulu,” tandas Bupati menutup wawancaranya. (Advertorial/Humas06)

Bupati : Mahulu Sukses Integrasikan BPJS (JKN – KIS)

Bupati : Mahulu Sukses Integrasikan BPJS (JKN – KIS)

UJOH BILANG – Dengan mengusung tema “Menuju rakyat rakyat sehat dan sejahtera melalui program JKN KIS”, BPJS Kesehatan mengadakan talk Show dengan judul bincang JKN – KIS bareng Andy F . Noya.Acara ini dihadiri oleh Mentri Sosial, Mentri Dalam Negeri, Gubernur, Walikota, dan Bupati dari seluruh Indonesia, turut hadir juga Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah dalam program kesehatan.

 

Kabupaten Mahakam Ulu bisa dibilang sebagai daerah yang sukses menjalankan BPJS Kesehatan Nasional melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), hal ini bisa disimpulkan dari penghargaan yang diberikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kepada Bupati Mahakam Ulu dalam malam Penganugerahan yang digelar pada Senin (21/11), bertempat di Hotel Grand Mercure Kemayoran.

 

Penghargaan yang diberikan kepada Bupati Mahakam Ulu, Bonfiasius Belawan Geh sebagai bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten. Pasalnya, Pemerintah Daerah yang sudah mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah bertambah. Dalam malam penghargaan tersebut, Bupati terlihat gembira menerima Piagam.

 

Bupati mengucapkan ucapan terima kasih kepada warga Kabupaten Mahakam Ulu. “Dari 378 Daerah kabupaten/kota yang ada di seluruh Indonesia sudah melakukan integrasi Jamkesda ke JKN-KIS, Kabupaten Mahakam Ulu termasuk di dalamnya, apresiasi dan dukungan masyarakat ini tentu menjadi kebanggaan bersama,” tegas Bupati.

 

Bupati berharap setelah acara ini pihak terkait bisa bekerja sama dalam percepatan pendaftaran peserta, sehingga diakhir tahun ini semua warga sudah terdaftar diprogram BPJS Kesehatan,”  kata Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh. Beliau juga mengatakan dalam rangka mensukseskan program jaminan kesehatan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat tersebut Pemkab Mahulu akan mendukung sepenuhnya menuntaskan pendaftaran BPJS kesehatan. (Humas08)

Bupati Resmikan Beroperasinya Puskesmas Plus 24 Jam

Bupati Resmikan Beroperasinya Puskesmas Plus 24 Jam

MAHAKAM ULU – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh meresmikan beroperasinya puskesmas plus 24 jam Tikah di Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kamis (10/11).

Acara yang dihadiri juga anggota  DPRD, Asisten Kesejahteraan Rakyat Toni Imang, Kepala Bappeda Stefanus Madang, Kapolsek Long Bagun , Danramil Long Bagun, Camat Long Bagun, Kadispenda, Kadistanhut dan Kadis PU, yang ditandai dengan pembukaan selubung papan nama dan pemotongan pita dibukanya puskesmas.

img_6315

Menurut Bupati peresmian ini dianggap penting, karena keberhasilan pembangunan  dan rehabilitasi sarana fisik aparatur pemerintahan, mulai dari pembangunan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur merupakan komitmen pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat, terutama untuk wilayah-wilayah yang jauh dari jangkauan.

“Saya berharap pembangunan fasilitas kesehatan ini akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harap Bupati saat memberikan sambutan.

Diakhir sambutannya, Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus bergerak maju dalam proses percepatan dan pemerataan pembangunan di kabupaten Mahakam Ulu saat dengan suasana yang lebih rukun, damai, tentram dan sejahtera.

“Proyek pembangunan yang kita resmikan hari ini merupakan proyek pembangunan yang sangat vital dan dengan adanya Puskesmas ini kita berharap pelayanan kesehatan dapat semakin ditingkatkan, masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan kesehatan dasar yang telah Pemerintah tetapkan, ditambah lagi nantinya Puskesmas beroperasi selama 24 jam,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Agustinus Teguh Santoso menyampaikan, kegiatan peresmian beroperasinya Puskesmas Plus 24 jam dirangkaikan dengan peringatan hari kesehatan Nasional yang ke 52.

Dimana ada kegiatan pameran kesehatan, operasi katarak, kemudian besok Jumat pagi ada kegiatan jalan santai lomba seni dan ada pengobatan gratis.

“Dengan adanya dana yang diberikan dari bantuan keuangan, provinsi dan pusat, dan pemerintah Mahakam Ulu kami berusaha memberikan pelayanan kepada masyarakat Mahakam Ulu secara lebih baik yaitu salah satunya dengan cara  membangun bangunan-bangunan fisik yang dimanfaatkan pelayanan kesehatan, walaupun di pedalaman atau di perbatasan tapi kita juga mampu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik,” terang Teguh.

Ditambahkan Teguh, Puskesmas Ujoh Bilang plus memberikan pelayanan  24 jam didukung dengan peralatan ruang rawat inap  yang sudah memadai dan permanen dengan harapan kedepan memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat.(Humas03/Humas06)

Wabup Hadiri HUT Kubar ke 17

Wabup Hadiri HUT Kubar ke 17

MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mengucapkan selamat ulang tahun ke 17 bagi Kabupaten Kutai Barat, yang jatuh pada tanggal 5 November lalu. Dalam perayaaan HUT Kubar yang dilaksanakan Taman Budaya Sentawar (TBS), dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mahakam Ulu Y Juan Jenau, Wakil Ketua II DPRD Mahakam Ulu Tiopilus Hanye, Sekda Mahakam Ulu Yohanes Avun dan Asisten Kesra dan Adum Toni Imang.

“Kami Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu pertama-tama mengucapkan selamat ulang tahun, semoga Kutai Barat semakin maju dan jaya,” ucap Wabup saat diwawancarai seusai mengikuti upacara HUT Kubar ke 17.

Lebih jauh dikatakannya, perayaan HUT Kutai Barat yang ke 17 sungguh sangat menarik sekali, saya melihat itu adanya berbagai variasi, lomba lagu daerah, kemudian seribu pake kain ulap doyoq. Lalu ada satu lagi yang menarik itu yaitu lagu HUT dan itu bisa ditiru oleh Mahakam Ulu, dimana pada saat HUT Mahakam Ulu dapat diciptakan lagunya.

“Sehingga tidak salah kita meniru yang baik dari kabupaten induk, namun bukan untuk menyainginya namun mengejar ketertinggalan sehingga bisa maju setara dengan kabupaten induk,” ungkap Wabup.

Terkait ajakan menjalin kerjasama dibidang pembangunan khususnya jalan perbatasan antara Kabupaten Mahakam Ulu dengan Kutai Barat. Wabup menegaskan, sudah pasti mereka sangat mendukung kita, khususnya dalam pembangunan jalan dari Kutai Barat ke Mahakam Ulu. Kita akan bersama-sama mendorong Pemprov Kaltim agar dapat memperjuangkan jalan mulai dari Kubar hingga ke Mahakam Ulu.

“Sebagai daerah perbatasan maka dukungan penuh baik dari pemerinta pusat dan provinsi sangat diharapkan khususnya pada anggaran yang lebih besar dari pusat, guna mengejar percepatan pembangunan di Mahakam Ulu,” tegasnya. (Humas06)

Bupati Sampaikan 4 Catatan

Bupati Sampaikan 4 Catatan

MAHAKAM ULU – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh menegaskan ada 4 hal yang menjadi pertimbangan pelaksanaan mutasi terbatas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu.

Hal itu disampaikan Bupati Mahakam Ulu saat melakukan pelantikan mutasi terbatas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu yang dilaksanakan di Balai Adat Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, beberapa waktu lalu.

Pertama, diperlukan  motor cepat gerak dukungan terhadap pelaksanaa  tugas Bupati, karena sejauh ini masih dirasakan adanya berbagai bentuk keterlambatan dalam penyiapan administrasi dukungan kerja terhadap bupati.

Jadwal kerja belum pernah tersusun secara komprehensif, banyak kegiatan yang harus dibuka dan ditutup atau yang harus dihadiri oleh bupati, harus disampaikan kepada bupati pada menit-menit terakhir. Naskah sambutan yang harus disampaikan Bupati dalam berbagai acara disusun oleh staf dan PNS tanpa koreksi dan penyempurnaan oleh pimpinannya.

Kedua, arus surat masuk kepada bupati berlangsung tanpa tepat seusai aturan tata naskah, Bupati sering menerima naskah surat bahkan perjanjian kerja dengan pihak ketiga dan atau dokumen yang menyangkut anggaran tanpa disertai nota dinas, pengantar,  telahaan staf dari kepala SKPD.

“Naskah surat-surat dimaksud, hanya diantarkan oleh staf ke ruangan Bupati. Karena tidak mendapatkan penjelasan dari kepala SKPD terkait, banyak sekali naskah surat seperti itu saya kembalikan ke SKPD penanggungjawabnya,” tegas Bupati.

Penyiapan dukungan kerja bagi Bupati terutama administrasi dukungan perjalanan dinas keluar daerah berjalan sangat lambat, pada waktu yang sama dukungan administrasi perjalanan bagi pejabat bahkan staf SKPD berjalan lebih cepat, daripada dukungan sejenis kepada Bupati.

Ketiga, Penyiapan naskah akademik batang tubuh raperda dan daerah hasil pemekaran baru sejumlah perkada perlu disempurnakan dan ditingkatkan statusnya menjadi perda. Sejumlah raperda dan perkada yang sama sekali baru perlu diprakarsai dalam waktu yang tepat dan dibahas secara komprehensif dalam lingkungan pemerintah daerah sebelum disampaikan dan dibahas bersama DPRD.

“Kegiatan dibidang ini masih belum berjalan sesuai harapan,” tegasnya.

Keempat, didalam raperda tentang SOTK sesuai PP No 18 tahun 2016, Kabupaten Mahakam Ulu akan membentuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, dalam visi misi bupati, keberadaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung ini menduduki posisi yang sangat strategis, melalui dinas ini Bupati menetapkan kebijakan program ADK yang sangat fenomenal. Karena melalui dinas pemberdayaan ini anggaran sebesar 3 – 6 miliar rupiah akan dialokasi kepada setiap kampung secara bertahap.

Dalam pengelolaan dana ADK dan ADD yang disalurkan oleh pemerintah, maka beban tugas Pemerintah kampung akan menjadi sangat berat dan rawan, sehubungan dengan itu peningkatan kapasitas pemerintah kecamatan untuk melakukan pembinaan dan supervisi kepada seluruh pemerintah kampung harus segera dilakukan.

Rancangan peraturan bupati tentang perencanaan kampung serta rancangan peraturan bupati tentang tata kelola ADK perlu segera disiapkan. Selain itu seluruh perangkat pemerintah kampung dan badan musyawarah kampung, sekretaris dan bendahara kampung serta tenaga pendukung yang bertindak sebagai operator pengelolaan sistem keuangan kampung perlu mendapat pelatihan dan bimbingan teknis.

Pelatihan dan bimbingan teknis dimaksud mencakup bidang perencanaan program terutama tata cara subtansi  kandungan RPJM Desa dan RKP Des serta RAPB Des termasuk tata usaha anggaran. Tertib pemotongan dan penyampaian pajak PPH 21 dan PPh 23 serta akuntansi pelaporan yang digunakan. Jangan sampai berkat anggaran yang besar bagi setiap masyarakat kampung justru berbalik menjadi musibah bagi aparat yang mengelolanya.

“Dengan latarbelakang yang demikianlah, pelaksanaan mutasi terbatas ini saya lakukan tujuannya hanyalah semata-mata mempercepat arus kerja pemerintah kabupaten Mahakam Ulu, kita berada 6 bulan dibelakang waktu seharusnya sudah selesai 6 bulan yang lalu, tapi nyatanya belum selesai. Oleh karena itu jabatan-jabatan yang dipercayakan kepada saudara dalam rangka percepatan kinerja serta mendukung program dan langkah-langkah Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu,” ujar Bupati. (Humas06)