Masyarakat Kecamatan Long Apari Bergembira, Bupati Resmikan PLTD Kampung Tiong Ohang.

Masyarakat Kecamatan Long Apari Bergembira, Bupati Resmikan PLTD Kampung Tiong Ohang.

Kini masyarakat Tiong Ohang Kecamatan Long Apari sangat bergembira, karena melalui kerjasama Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu dan PT.PLN pada hari Kamis, (27/10), Bupati Bonifasius Belawan Geh telah meresmikan PLTD Kecamatan Long Apari. Dimana PLTD ini akan mengalirkan listrik ke 7 Kampung dikecamatan Long Apari.

Namun diterangkan oleh Asisten Manejer PLN Area Samarinda Edy Santoso dalam sambutanya, saat ini instalasi jaringan didaerah Kampung Tiong Ohang dan Naha Buan sudah berjalan sekitar 90 Persen, dan kita akan segera melanjutkan instalasi ke Kampung Tiong Bu’uh dan 4 kampung disekitarnya.

“Untuk saat ini rumah yang telah terpasang jaringan listrik adalah sebanyak 50 rumah, dan PLN terus membuka pendaftaran bagi warga yang rumahnya masih belum teraliri listrik untuk segera menghubungi kami, cukup dengan membawa photo copy KTP dan membayar biaya pemasangan saja”ungkapnya.

_dsc0382

Ia melanjutkan, bagi Kampung-kampung yang masih belum terjangkau oleh jaringan listrik agar dimohon bersabar, karena kita akan terus mengembangkan jaringan instalasi ini sesuai dengan program yang telah kita rencanakan secara bertahap.

“Jadi untuk itu kami mohon bantuan dari seluruh warga, dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu untuk kelancaran penyelesaian jaringan ini, karena jaringan ini milik rakyat kec.Long Apari yang dikelola Negara melalui PLN , untuk itu agar dapat dijaga dengan baik,”himbaunya.

Sebelum melakukan prosesi peresmian PLTD Bupati Bonifasius Belawan Geh dalam sambutanya menyatakan, kehadiran PLN menjadi harapan kita semua, karena PLN adalah satu-satunya pemasok tenaga listrik di Indonesia yang paling mampu menyediakan kebutuhan listrik secara berkelanjutan dengan biaya yang murah.

“Namun karena sejumlah kebutuhan dengan kemampuan PLN untuk membangun fasilitas pembangkit tenaga listrik masih belum seimbang, maka daerah-daerah yang diutamakan untuk dilayani oleh PLN adalah daerah dengan jumlah dan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi,”ungkapnya.

Selain itu Bupati menambahkan, daerah yang mendapatkan prioritas PLN adalah daerah yang masih mudah dijangkau dan memiliki infrastruktur yang sudah memadai. Akan tetapi dalam perkembangan selanjutnya, sesuai dengan kemampuan keuangan negara yang cukup, penyediaan tenaga listrik di daerah pedalaman teruma yang berbatasan langsung dengan negara tetangga sudah masuk dalam skala prioritas Pemerintah Pusat.

“Sehubungan dengan itu keterbatasan insfrastruktur pendukung seperti jalan dan jembatan tidak lagi menjadi kendala, tahap demi tahap daerah pedalaman terutama daerah perbatasan sudah mendapat prioritas dari Pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan listrik,”nyatanya.

Lebih dalam di tambahkan Bupati, dengan peresmian PLTD ini maka sebagian kebutuhan pasokan tenaga listrik, di Kecamatan Long Apari khususnya Kampung Tiong Ohang dan sekitarnya sudah dapat terpenuhi sebagian.

“Saya katakan masih sebagian karena belum semua rumah warga yang dapat dilayani untuk saat ini, selain itu juga pelayanan listrik ini belum bisa menyala selama 12 jam, namun hanya masih menyala 6 jam. Walaupun dengan keterbatasan ini kita wajib bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada PT. PLN yang telah berupaya mengadakan listrik yang baik bagi Kampung Tiong Ohang dan sekitar,”jelasnya.

Bupati melanjutkan, dengan telah terwujudnya PLTD Kampung Tiong Ohang ini adalah bagian dari rangkaian program awal dari Pemerintah Daerah Mahakam Ulu tahun 2016-2021, masih banyak lagi daerah yang  masih belum memiliki jaringan listrik yang cukup namun akan segera dibangun oleh pemda Mahulu.

Sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kecamatan Long Apari, yang sangat antusias dalam mendukung program-program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mahakam Ulu.

“Mari kita bulatkan tekad dan bahu-membahu dalam mendorong pertumbuhan pembangunan dan ekonomi Kabupaten Mahakam Ulu yang kita cintai ini,”ujarnya.

Bupati juga berpesan kepada masyarakat Kecamatan Long Apari, untuk turut bersama-sama menjaga fasilitas listrik yang dimiliki saat ini, karena fasilitas listrik ini adalah milik masyarakat Kec. Long Apari.

Dalam acara ini turut hadir pula Kepala Bappeda Stephanus Madang, Kadis PU Bambang Eko Pujianto, Kepala Kantor Perbatasan Harun Alrasyid, Kabag Umperhum Nasution Hibau Djaang, Camat Kecamatan Long Apari Valentina Lalang serta pejabat lainya.

PENUTUPAN HUDOQ PEKAYANG DI LONG TUYOQ

PENUTUPAN HUDOQ PEKAYANG DI LONG TUYOQ

MAHAKAM ULU – Acara Hudoq Pekayang 2016 yang di selanggarakan selama dua hari akhirnya di tutup oleh Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh, didampingi Wakil Bupati Mahakam Ulu Y Juan Jenau, Wakil Ketua II DRPD Mahakam Ulu Tiopilus Hanye, Sekda Yohanes Avun, Asisten Kesra dan Adum Toni Imang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Alfred, Ketua TP-PKK Mahakam Ulu, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan, Camat Long Pahangai, serta para Petinggi dan Kepala Adat Kampung.

Ketua Panitia Umum Hibau Anyaaq saat menyampaikan laporan menjelaskan, berdasarkan hasil musyawarah adat yang dilaksanakan di Amin Lali’ Kampung Liu Mulang bahwa yang menjadi tuan rumah Hudoq Pekayang Tahun 2017 adalah Kampung Long Pakaq dan diselenggarakan selama dua hari.

“Saya mewakili dari seluruh masyarakat menyampaikan terma kasih  atas bantuan dan partisipasi selama ini, sehingga acara Hudoq Pekayang di kampung Long Tuyoq tahun ini dapat terselanggara dengan baik dan semoga acara Hudoq Pekayang tahun depan jauh lebih meriah lagi,”tuturnya.

Apresiasi yang sangat tinggi diungkapkan oleh Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh atas terlaksananya acara ini dengan baik dan merupakan cikal bakal dari kebangkitan dari industri parawisata kita kedepan, sehingga siapa pun pemimpin kita kedepan akan mengerti bahwa adat atau bidang pariwisata di Mahakam Ulu sangat potensial untuk dikembangkan dan diolah menjadi sesuatu yang dapat menghasilkan untuk daerah kita, dalam artian untuk pembangunan untuk memperoleh dana dan sektor parawisata.

“Jika sektor pariwisata kita dapat berkembang dengan baik, maka pasti dengan sendirinya sektor ekonomi pun akan mengikuti, orang – orang akan banyak datang kesini seperti para turis dan para wisatawan,” kata Bupati dalam sambutannya.

Ia menambahkan, sangat penting kita memulai dari sekarang untuk mengembangkan seni budaya kita di tiap kampung kemudian pemerintah akan memantapkan aset tempat pariwisata yang bisa dikembangkan walaupun masih terkendala dengan minimnya infrastuktur.

“Kita harus mempersiapkan semuanya, agar ketika para wisatawan akan berkunjung kita sudah siap baik sarana dan prasarananya,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa target pembangunan kita melalui alokasi dana kampung (ADK) setiap kampung boleh membangun gedung kesenian atau gedung  pertunjukan. Sehingga kita memulai membangun infrastrukutur penunjangnya dan menggali aset budaya yang bisa kita kembangkan seperti seni tari, seni ukir serta industri rumah tangga seperti seni anyam – anyaman manik.

“Wajib bagi kita untuk menggali dan terus nelestarikan budaya kita sehingga tidak punah atau termakan oleh modernisasi,” tuturnya.

Diakhir sambutannya Bupati mengharapkan peran aktif dari seluruh peserta atau kontingen maupun elemen masyarakat yang terlibat untuk mensukseskan acara Hudoq Pekayang tahun – tahun berikutnya.

BUPATI BUKA HUDOQ PEKAYANG 2016

BUPATI BUKA HUDOQ PEKAYANG 2016

MAHAKAM ULU – Sebanyak 802 Penari Hudoq dari 13 kampung yang berada di wilayah Kecamatan Long Pahangai memeriahkan Hudoq Pekayang 2016 di kampung Long Tuyoq Kecamatan Long Pahangai, beberapa waktu yang lalu.

Hudoq Pekayang yang merupakan acara rutin dilaksanakan setiap tahun ini di Kecamatan Long Pahangai ini merupakan acara yang diisi dengan berbagai tarian khas suku dayak seperti Tari Hudoq, salah satu tari khas suku dayak dan juga menjadi maskot Kabupaten Mahakam Ulu. Tarian hudoq sendiri dimaksudkan untuk mengenang jasa para leluhur mereka yang berada di alam nirwana, yang diyakini oleh masyarakat adat dayak pada saat musim menanam padi tiba, ruh-ruh nenek moyang akan selalu berada mengawasi anak cucunya.

Disampaikan Ketua Panitia Umum Hudoq Pekayang, Hibau Anyaaq menjelaskan, acara ini terselenggara berkat kerja sama dan gotong royong serta rasa hormat kepada budaya leluhur disertai keinginan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya adat yang mengandung nilai-nilai kearifan kebudayaan dalam masyarakat. “Semangat gotong royong warga kampung Long Tuyoq dan Liu Mulang atas dasar kekeluargaan,”ucapnya.

Tak lupa Hibau mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Mahakam Ulu, serta pihak ketiga seperti perusahaan – perusahaan yang berada di wilayah kecamatan Long Pahangai yang telah membantu baik dari segi anggaran maupun transportasi serta logistik dan konsumsi yang digunakan peserta dalam mengikuti dan mendukung terselenggaranya Hudoq Pekayang.

“Kehadiran para peserta kontingen dari kampung – kampung se kecamatan Long Pahangai, merupakan bagian dari dukungan untuk mensukseskan acara ini,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Camat Kecamatan Long Pahangai Thomas Tekwan menambahkan, acara tradisi Hudoq Pekayang yang tahun ini diselenggarakan di Long Tuyoq merupakan tahun ketiga dengan tujuan untuk melestarikan seni budaya hudoq yang merupakan bagian dari seni adat Bahau, menggali dan mengembangkan seni budaya hudoq yang mulai tenggelam oleh pengaruh modernisasi, sebagai ajang komunikasi budaya sosial antar masyarakat khususnya masyarakat Kec, Long Pahangai dan masyarakat Mahakam Ulu pada umumnya, serta diharapkan acara ini bisa menjadi kalender pariwisata yang di peringati setiap 17 Oktober setiap tahunnya

“Acara Hudoq Pekayang ini adalah sebagai bentuk kesatuan dan persatuan antar masyarakat, dengan demikian dapat dipahami bersama bahwa tarian Hudoq bukan hanya sebuah upacara yang sifatnya kaku selain sebagai ritual tahunan, tarian hudoq juga sebagai pegelaran aktraksi pegelaran budaya serta diharapkan acara ini bisa menjadi kalender pariwisata yang di peringati setiap 17 Oktober setiap tahunnya,”ungkapnya.

Melihat euforia Hudoq yang sangat meriah, Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh mengatakan sudah menjadi tradisi turun menurun kita suku dayak ditepi sungai mahakam mengadakan ritual seni budaya Hudoq dan rasa haru atas kerja sama yang erat dan gotong royong terlihat dari Hudoq Pekayang yang dihadiri dari seluruh kampung-kampung se kecematan Long Pahangai begitu antusias dalam mengikuti acara ini. “Saya atas nama seluruh Kabupaten Mahakam Ulu maupun secara pribadi sangat menyambut baik atas terselenggarannya acara ini, sebagai rasa cinta kita kepada budaya yang sangat erat dan kuat dalam sanubari kita semua,”tuturnya.

 

Bupati menambahkan, warga masyarakat Mahakam Ulu harus wajib dan mampu untuk melastarikan bagian – bagian dari budaya adat lokal dan harus tetap bersedia menyerap budaya – budaya baru yang bernilai positif dapat memperkuat landasan seni budaya kita di masa akan datang, percampuran antara budaya lokal dari unsur positif dari budaya yang datang dari luar dapat membuat kita tumbuh dan tegak ditengah moderensasi tanpa harus meninggalkan jati diri kita sebagai warga dayak.

“Masa depan setiap bangsa maupun suku bangsa sangat ditentukan oleh kesiapan kita untuk melakukan akulturasi budaya asing yang positif tetap kita serap, akan tetapi nilai budaya lokal wajib kita lestarikan”,terangnya.

Diharapkan pada tahun depan partisipasi para peserta kontingen dalam mengikuti acara Hudoq Pekayang dapat lebih semangat dan antusias lagi sebagai upaya pelestarian dan peningkatan mutu serta kualitas kebudayaan yang menjadi aset pariwisata dan sebagai icon kebudayaan di Mahakam Ulu.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Mahakam Ulu Y Juan Jenau, Wakil Ketua II DRPD Mahakam Ulu Tiopilus Hanye, Sekda Yohanes Avun, Asisten Kesra dan Adum Toni Imang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Alfred, Ketua TP-PKK Mahakam Ulu, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan.

Tahun Depan Warga Long Apari Dapat Menikmati Air Bersih

Tahun Depan Warga Long Apari Dapat Menikmati Air Bersih

MAHAKAM ULU — Masuknya Proyek Pengembangan Infrasturktur Pemukiman (PIP) melalui Satuan Kerja PKPK Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memberikan angin segar bagi masyarakat perbatasan yang berada di Kecamatan Long Apari.

 

Kegiatan proyek PIP yang direncanakan selama dua tahun ini diantaranya meliputi peningkatan jalan lingkungan di wilayah pedesaan di  Kecamatan Long Apari, jembatan, drainase, serta penyediaan air bersih.

Sementara itu, untuk pembangunan jembatan akan diprioritaskan pada penyelesaian ruas jembatan di Long Apari, yakni yang berlokasi di belakang Pospamtas (Pos Pengamanan Perbatasan). Kondisi jembatan yang ada sekarang sudah cukup mengkhawatirkan, sehingga perlu pembangunan jembatan baru pada lokasi yang lebih sesuai untuk akses masyarakat ke permukiman penduduk yang terletak di belakang Pos Pamtas.

Dikatakan Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh saat melakukan peninjauan proyek PIP di Kecamatan Long Apari beberapa waktu yang lalu, kita sangat bersyukur dengan masuknya proyek dari Kementerian PU memberikan suatu nilai plus untuk pembangunan masyarakat Long Apari karena disana akan dialokasikan dana multiyes yang berjumlah 98 Milyar.

 

“Mudah – mudahan dapat berjalan dengan baik  sehingga kualitas hidup masyarakat kita yang berada diperbatasan dapat menjadi lebih baik dan apa yang menjadi kebutuhan terutama infrastruktur dapat segera terpenuhi, serta mendapat fasilitas yang layak sebagai tempat tinggal dengan lingkungan yang baik,” ucapnya saat diwawancarai.

 

Bupati menambahkan, dengan masuknya proyek PIP tersebut diharapkan peran aktif masyarakat untuk mendukung dan juga sekaligus mengawasi jika ada yang kurang berkenan agar segera berkoordinasi kepada pemerintah Kabupaten sehingga kita bisa menyelesaikan secara bersama – sama.  “Partisipasi aktif dari semua pihak sangat dibutuhkan, sehingga percepatan pembangunan di tingkat kecamatan dan pedesaan khususnya di wilayah perbatasan dapat terealisasi sebagaimana mestinya,” tuturnya,

 

Semua kegiatan proyek PIP ini akan diselesaikan hingga desember tahun 2017 dan diharapkan dukungan dari masyarakat, sehingga hasilnya pun dapat dirasakan oleh masyarakat kecamatan Long Apari.

Perlu diketahui juga selain meninjau kegiatan proyek PIP, Bupati yang juga didampingi oleh Wakil Bupati juga meninjau proyek pembangunan PLN yang berada di kampung Tiong Ohang Keca matan Long Apari dan rencananya akan diresmikan pada tanggal 27 Oktober 2016 .

Mantapkan Pembangunan Serentak di Mahakam Ulu

Mantapkan Pembangunan Serentak di Mahakam Ulu

MAHAKAM ULU – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh didampingi Wakil Bupati Mahakam Ulu Y Juan Jenau, Ketua DPRD Novita Bulan, Wakil Ketua II DPRD Tiopilus Anyeq,  serta sejumlah pejabat dijajaran Pemkab Mahakam Ulu, melakukan kunjungan kerja perdana serta berdialog dengan masyarakat di Kecamatan Long Apari, Jum’at – Sabtu, tanggal  21 – 22 Oktober yang lalu.

 

Dialog dan tatap muka dengan masyarakat kecamatan Long Apari digelar di Balai Desa Kampung Tiong Bu’u, dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa se Kecamatan Long Apari dan warga masyarakat. Camat Long Apari,  Valentina Lalang, pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah daerah yang telah hadir mengunjungi masyarakat di Kecamatan Long Apari dan juga memperhatikan pelaksanaan pembangunan di wilayah Kecamatan Long Apari sebagai wilayah perbatasan.

 

“Kami berharap kedepan Kecamatan Long Apari bisa mendapat prioitas dalam alokasi realisasi program pemerintah, agar wilayah Kecamatan Long Apari menjadi dapat mengejar ketertinggalannya sebagai wilayah perbatasan,” ungkapnya.

 

Kunjungan kerja Bupati Mahakam Ulu ke Kecamatan Long Apari diisi dengan kegiatan peninjauan ke sejumlah lokasi, seperti pembangunan semenisasi jalan kampung serta meninjau lokasi pembangunan PLN cabang kecamatan Long Apari di Kampung Tiong Ohang, yang rencananya akan diresmikan dalam waktu dekat.

 

Selain melakukan peninjauan ke lokasi kegiatan, Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh dihadapan warga masyarakat Long Apari juga mengatakan bahwa   kami datang kesini untuk bertemu langsung dan bersilaturahmi dengan masyarakat Kecamatan Long Apari. Kami berharap bahwa dengan kunjungan ini, terjalin saling tukar informasi terutama tentang pembangunan, seperti kondisi jalan, jembatan, listrik, air bersih, mutu pelayanan kesehatan dan penyelenggaraan pendidikan. “Kami ingin menyerap aspirasi dari masyarakat tentang pembangunan dari segala aspek yang ada di Kecamatan Long Apari,” katanya.

 

Bupati menambahkan, pada tahun 2017 Pemkab Mahakam Ulu akan melaksanakan program turunan visi dan misi Bupati, terutama program Alokasi Dana Kampung (ADK) dengan formula antara Rp. 3 s/d 6 Milyar per kampung.  Namun untuk tahun pertama, Pemkab Mahakam Ulu baru akan melakukan tryout atau uji coba dengan alokasi anggaran Rp. 3 Milyar per kampung. Anggaran sebesar Rp. 3 milyar tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur dilingkungan kampung dan peningkatan perekonomian masyarakat. Selain itu, sebagian dari anggaran Rp. 3 milyar tersebut dapat digunakan oleh pemerintah kampung untuk membiayai kegiatan yang bersifat spesifik, yakni kegiatan yang benar-benar merupakan kebutuhan nyata masyarakat kampung. Baik anggaran untuk kegiatan yang bersifat umum maupun spesifik harus direncanakan melalui musyawarah perencanaan pembangunan secara berjenjang, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan di setiap kampung.

 

“Dengan adanya dana sebesar itu tentu pengelolaan dan pelaporannya harus mengacu pada sistem akuntansi keuangan kampung/desa, sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku dan memberi manfaat yang maksimal kepada  masyarakat’, ucapnya.

 

Lebih jauh disampaikan oleh Bupati Bonifasius Belawan Geh, Program ADK Kabupaten Mahakam Ulu adalah bagian dari program visi dan misi Bupati dengan konsep

pembangunan serempak yaitu program pembangunan yang direncanakan dan dikelola sendiri oleh desa/kampung melalui program ADK dan pembangunan yang diprogramkan oleh Kabupaten dan dilaksanakan secara bersama-sama, yang mengacu pada RPJMD 2017-2021 Kabupaten Mahakam Ulu.

 

Namun kebijakan ADK yang menggunakan anggaran APBD sebesar antara Rp. 3 s/d 6 milyar tersebut tentu dihadapkan dengan sejumlah kendala.  Salah satu kendala yang perlu segera diatasi adalah ketidaksiapan pengurus Kampung dalam merencanakan, mengimplementasikan dan mempertanggungjawabkan anggaran ADK, untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah menyiapkan unit satuan kerja [satker] yang bertugas mendamping pengurus kampung dalam mengelola ADK.  Satker akan memberi pelatihan dan bimbingan tentang perencanaan , pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan ADK. Bimbingan tersebut akan diberikan kepada Pengguna Anggaran ADK yaitu kepala Kampung diseluruh kabupaten Mahakam Ulu.

 

Diakhir sambutannya, Bupati Bonifasius Belawan Geh juga menggarisbawahi bahwa selain ADK, pemkab Mahakam Ulu juga akan terus mengupayakan alokasi anggaran dari APBN, termasuk  berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim untuk memperoleh alokasi Bantuan Keuangan Provinsi untuk pembangunan Mahakam Ulu yang masih banyak membutuhkan pembangunan disemua sektor.

 

Dari semua rangkaian kegiatan pembangunan tersebut, fokus pada sektor pembangunan jalan dan jembatan adalah merupakan prioritas utama.  Jalur darat menjadi perhatian khusus, karena memainkan peran vital untuk menggerakkan roda pembangunan dan perekonomian di wilayah Mahakam ulu dan tentunya termasuk dikecamatan Long Apari yang merupakan bagian dari mahakam ulu. Kegiatan ekonomi akan berjalan dengan baik apabila infrastruktur jalur darat telah selesai. Hal ini akan berpengaruh pada stabilitas harga kebutuhan pokok yang selama ini menjadi masalah karena kendala transportasi.

 

“Marilah kita bersama – sama bergandengan tangan membangun Mahakam Ulu, kita berjuang bersama–sama dan mendukung seluruh program pembangunan yang sudah  berjalan sebelumnya maupun program pembangunan visi dan misi Bupati yang akan dilaunching tahun 2017 ,” harapnya.