Bupati Buka Acara Sosialisasi PP 46

Bupati Buka Acara Sosialisasi PP 46

MAHULU — Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh mengharapkan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti dan memahami kegiatan sosialisasi kerja pegawai negeri sipil berdasarkan PP Nomor 46 tahun 2011.

Hal itu disampaikannya dalam sambutannya, saat membuka acara sosialisasi kerja pegawai negeri sipil yang merupakan hasil kerja BKN Regional VIII dengan Pemkab Mahakam Ulu melalui Bagian Kepegawaian, yang dilaksanakan di Logistik Poin, Senin (29/8).

“Seperti diketahui bersama bahwa Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) merupakan kegiatan yang memuat tugas jabatan dan target yang harus dicapai oleh setiap PNS. Setiap kegiatan tugas jabatan yang akan dilakukan harus berdasarkan pada tugas dan fungsi, wewenang, tanggung jawab, dan uraian tugas yang telah ditetapkan dalam Struktur Organisasi dan Tata Kerja,” ungkap Bonifasius dalam sambutannya.

Bupati juga mengharapkan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti dan memahami kegiatan sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, sehingga sosialisasi ini benar-benar efektif dan efisien untuk diaplikasikan peserta setiap tahunnya.

Sebuah penilaian capaian dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) diukur dari kualitas kinerja yang dilakukan dan dari hasil perhitungan itulah dapat menunjukkan tingkat prestasi kerja yang semakin baik atau malah sebaliknya. Oleh karena itu, sebagai bagian dari upaya Pemerintah untuk meningkatkan SDM, maka setiap PNS diwajibkan untuk dapat meningkatkan kualitas disiplinnya.

Bupati juga menambahkan agar seluruh PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu untuk dapat mengisi SKP sesuai dengan tanggung jawab pekerjaannya. Mengingat SKP adalah hal baru dalam pengukuran kinerja pegawai, banyak pegawai yang belum memahami secara tepat mengenai tata cara pengisian atau pencantuman kegiatan dalam SKP, maka dirasa penting diadakannya kegiatan evaluasi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) ini.

“Saya ingin menghimbau kepada seluruh peserta yang hadir dalam kesempatan ini, agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Semua ini demi terwujudnya  prestasi kinerja yang lebih baik lagi, sehingga pembangunan di Mahakam Ulu semakin berkualitas sesuai dengan visi dan misi 2016 – 2021,” himbaunya. (HUMAS02)

KETERANGAN FOTO :

FOTO_06

Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh memberikan sambutannya.

Jalan Mahakam Ulu Akan diaspal

Jalan Mahakam Ulu Akan diaspal

MAHULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu berharap kepada pemerintah pusat, agar dapat merealisasikan pengaspalan jalan mulai dari perbatasan Kutai Barat hingga ibukota Kabupaten Mahakam Ulu dan dari Ibukota Kabupaten Mahakam Ulu hingga ke perbatasan Indonesia Malaysia, yang panjang keseluruhannya mencapai 300 kilometer.

Harapan itu disampaikan Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh kepada Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Wismana Adi Suryabrata yang berkedudukan di  Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Bupati Mahakam Ulu, Kabupaten Mahakam Ulu sejak dimekarkan pada tahun 2011, hingga saat ini belum ada jalan yang diaspal, bahkan kondisinya sungguh sangat memprihatinkan, karena sangat sulit untuk dilalui terlebih-lebih pada saat musim penghujan. Karena jalan masih berbentuk tanah, sehingga saat musim hujan berubah menjadi lumpur, sehingga kendaraan tidak dapat melintas di atasnya.

“Makanya sekiranya pemerintah pusat dapat membantu dan merealisasikan agar jalan mulai dari perbatasan Kutai Barat hingga ke ibukota Mahakam Ulu dapat diaspal, dan kalau itu terwujud maka akan sangat membantu sekali terlepas dari keterisolasian,” ungkap Bupati yang didampingi Kepala Bappeda Mahakam Ulu Stefanus Madang, Kadis Kesehatan Teguh Santoso, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan E Tek Hen Yohanes, Kabag Umperhum Nasution Hibau Djaang.

Ditambahkannya, saat ini masyarakat Mahakam Ulu masih mengandalkan jalur transportasi sungai untukt melaksanakan setiap kegiatan mulai dari angkutan orang hingga angkutan barang. Dampaknya biaya ongkos angkutan sungguh sangat mahal sekali, belum lagi resiko yang dihadapi saat menggunakan sungai sebagai jalur transportasi.

“Kalau sudah musim kemarau, harga sembako menjadi semakin mahal dan itu sungguh mencekik masyarakat Mahakam Ulu, makanya kami datang ke Bappenas ini sekiranya pemerintah pusat dapat mewujudkan pembangunan jalan dari perbatasan Kutai Barat hingga ke Mahakam Ulu,” ujar Bupati.

Menanggapi hal itu Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Wismana Adi Suryabrata menyampaikan, Sesuai dengan arahan Presiden RI, memang wilayah perbatasan harus menjadi perhatian utama, terlebih-lebih yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Makanya di Bappenas sudah melakukan perencanaan detail pembangunan untuk wilayah perbatasan.

Mengenai kondisi Mahakam Ulu yang belum ada jalan yang diaspal, katanya, pihaknya akan mengusulkan pembangunan masuk dalam kegiatn multiyears, sehingga dapat terwujud pembangunan jalan tersebut, sehingga dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan jalan dari perbatasan Kutai Barat hingga ibukota Mahakam Ulu sudah diaspal.

Bupati Mahulu Meminta Masyarakat Mahulu Bersabar.

Bupati Mahulu Meminta Masyarakat Mahulu Bersabar.

MAHULU – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh menghimbau kepada seluruh masyarakat Mahakam Ulu untuk dapat bersabar, akibat dampak dari penurunan anggaran tahun 2016, yang diberlakukan seluruh Indonesia.

Dimana perlu diketahui bahwa DOB Mahakam Ulu ini dibentuk berdasarkan UU No 2 Tahun 2013 tentang pembentukan Kabupaten Mahakam Ulu di Provinsi Kalimantan Timur, lanjut Bupati, yang berarti Kabupaten ini baru berusia 3 tahun.

 

Secara geografis Kabupaten Mahakam Ulu terletak di daerah pedalaman yang berbatasan langsung dengan Serawak (Malaysia Timur) dimana Kabupaten ini masih sangat minim pembangunan di berbagai sektor yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan pengembangan wilayah, wilayahnya sangat terisolasi karena belum memiliki akses transportasi yang layak dan memadai, minimnya media informasi dan komunikasi, minimnya sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, transportasi ekonomi biaya tinggi.

 

“Untuk itu sehingga Mahakam Ulu  mengharapkan dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dalam mengatasi berbagai kesulitan serta kebutuhan pembangunan di berbagai  sektor yang dibutuhkan di Mahakam Ulu,” tandasnya.

 

Lebih jauh dikatakannya, perlu diketahui saat ini bahwa Kabupaten Mahakam Ulu mengalami masalah besar pada program pembangunan Tahun Anggaran 2016 sebagai akibat dari pengurangan anggaran akibat dari kebijakan pemerintah pusat melalui Perpres No 66 Tahun 2016 tentang Rincian APBN Tahun Anggaran 2016, yang substansinya adalah pemotongan dana transfer pusat ke daerah yang bersumber dari dana perimbangan yang menjadi defisit APBD Kabupaten Mahakam Ulu.

 

Berdasarkan APBD Mahakam Ulu 2016 pemotongan Dana Perimbangan sebesar Rp 385.663.380.000. Dan PMK No 125 tahun 2016 tentang Penundaan Penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Mahakam Ulu sebesar Rp 69.404.062.680. Total jumlah pemotongan dana transfer yang menjadi defisit anggaran APBD Murni Tahun Anggaran 2016 Kabupaten Mahakam Ulu kurang lebih 455 milyar rupiah dari total Pendapatan Daerah pada APBD Murni TA 2016 sebesar Rp 1.4 Triliun.

 

Untuk itu Pemerintah Kabupaten melakukan koordinasi, salah satunya melalui audiensi ke Pemerintah Pusat dan Kementerian terkait untuk membahas langkah-langkah yang perlu segera diambil dalam upaya mengatasi persoalan pembangunan dan persoalan-persoalan lainnya yang timbul sebagai efek domino akibat terbitnya Perpres No 66 Tahun 2016 dan PMK No 125 Tahun 2016.

22 Operator Dilatih UT

22 Operator Dilatih UT

MAHULU – Disampaikan Perwakilan United Tractor Iwan Santoso, 22 operator alat berat yang dilatih selama 6 hari, telah menunjukkan peningkatan kemampuan yang sangat menjanjikan.

Hal itu disampaikannya pada acara penutupan pelatihan operator alat berat dan perawatannya di logistik poin kompleks perkantoran Bupati Mahakam Ulu, Kamis (25/8).

“Dari jumlah peserta sebanyak 22 orang, yang terdiri dari 5 bagian, pertama untuk operator bomag ada 6 orang, operator hidrolik atau eksvator ada 6 orang, untuk operator motor greder, untuk cari orangnya agak susah, dan sampai saat ini ada 4 orang, 2 orang mekanik yang bergabung di dinas PU, dan 4 orang dari tim keamanan,” ungkap Iwan.

Perlu saya sampaikan secara umum dari potret operasinya, pengetahuan kinerja ada peningkatan, walaupun tidak secara siginifikan, namun sudah ada. Seperti eksavator, bagaimana mengesub, kombinasi itu seperti apa, sehingga dari yang belum tahu menjadi tahu.

Jadi dari dasar-dasar kecil itulah, kita berharap teman-teman, baik operator Bomag, Greder, dan Eksavator, sehingga jangan sampai dasarnya salah, kalau orang bilang kita nantinya hebat, lihai dan itu memerlukan waktu, yang penting dasarnya benar dahulu, baik dari cara operasinya maupun maintancenya.

“Kalau anda mempunyai kelebihan, harus diingat, karena kita memiliki rekan, sehingga perlu ditularkan kepada rekan-rekan yang masih membutuhkan pembenahan,” ujarnya. (Humas06)

Bupati Tutup Pelatihan Alat Berat

Bupati Tutup Pelatihan Alat Berat

MAHULU – Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh menutup pelatihan dan perawatan alat berat bagi para operator yang diikuti 22 orang, yang dilaksanakan di Logistik Poin, Kamis (25/8).

Pelatihan ini merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Mahakam Ulu dengan PT United Tractor, yang memberikan pelatihan selama 6 hari kepada 22 operator.

Dalam sambutan Bupati Mahakam Ulu Bonifasius Belawan Geh melalui Wakil Bupati Mahakam Ulu Y Juan Jenau, Kabupaten Mahakam Ulu sudah berumur 3 tahun, dan salah satu upaya yang dilakukan dalam pembangunan adalah, membuka isolasi wilayah, dan itu sudah dilakukan.

“Dimana pemerintah sudah membuka jalan dari Kutai Barat ke ibukota Kabupaten Ujoh Bilang, dan menuju perbatasan Kecamatan Long Apari,” ungkap Juan.

Ada tiga ruas jalan yang akan dijaga dan pelihara,katanya, dimana pemerintah sudah buka jalan itu, dan harapan jalan itu supaya mulus, mungkin butuh waktu tiga sampai lima tahun ke depan. Sementara kebutuhan masyarakat tidak dapat diulur atau tunda, dimana masyarakat dari dulu masih teriak, untuk mendapatkan pelayanan yang cepat. Hanya melalui transportasi yang murah, yaitu transportasi darat.

“Seperti yang kita ketahui selama, bahwa sebagian besar kabupaten Mahakam Ulu, transportasi orang dan barang masih menggunakan air, melalui sungai dan itu sangat berat dan mahal,” tandasnya.

Dan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat, tidak hanya di daerah perbatasan namun juga di daerah pusat ibukota Mahakam Ulu, hanya melalui jalan darat. Salah satu program paling cepat adalah dengan membeli unit alat berat, yang tugasnya menjaga, memelihara, memperbaiki jalan ini. Sehingga dapat dimanfaatkan, digunakan oleh masyarakat, dalam hal pengangkutan orang maupun barang.

Tiga ruas jalan ini, yaitu ruas pertama dari Kubar ke Ujoh Bilang. Ruas kedua dari Ujoh Bilang ke  Long Pahangai dan ruas ketiga dari Kecamatan Long Pahangai ke Kecamatan Long Apari.

“Ketiga ruas jalan ini harus menjadi perhatian dari tim alat berat, dan tanggungjawab itu ada di tangan para operator,yang akan mengoperasikan alat tersebut. Karena diketahui masyarakat kalau sudah beroperasi alat berat ini, maka masyarakat merasa sudah bisa lewat,” kata Juan menutup sambutannya. (Humas06)